Ada sejumlah Pokemon yang sulit untuk ditemukan oleh mereka yang sudah memainkan Pokemon GO. Di antaranya adalah Mewtwo, Ditto, serta tiga Pokemon legendaris di Pokemon GO: Moltres, Zapdos, dan Articuno.

Tiga pokemon legendaris itu hanya bisa ditemukan sebagai simbol dari tiga tim di gamenya: Mystic, Valor, dan Instinct. Jadi, apakah Moltres dan kawan-kawannya hanya berfungsi sebagai maskot saja di game ini? Sepertinya tidak.

Pemain yang sudah berhasil menangkap Dratini, Dragonair, atau Dragonite akan memunculkan posisi Pokedex para Pokemon legendaris di Pokemon GO. Lalu, ada beberapa pihak yang iseng mencoba menggali data dari update terbaru game ini. Apa yang mereka temukan? Ternyata gambar-gambar Pokedex untuk para Pokemon legendaris di Pokemon GO!

  

Sayangnya, gambar yang beredar saat ini memang berukuran sangat kecil. Namun ini membuktikan kalau para simbol dari tim di Pokemon GO ini memang ada di gamenya.

Bagaimana dan di mana para pemain bisa menangkap mereka? Pertanyaan itu sayangnya belum bisa dijawab. Tapi sepertinya mereka akan dijadikan hadiah event oleh Niantic, Inc. Mungkin para anggota tim harus berjuang untuk menguasai area di kota mereka?

Tapi bukan hanya Moltres, Zapdos, dan Articuno saja yang akan muncul dalam waktu dekat. Gambar Pokedex untuk Mewtwo pun telah ditemukan di dalam data gamenya.



Keberadaan trio Pokemon legendaris di atas memang masih tanda tanya sebelum data mereka ditemukan. Namun fan Pokemon GO telah menduga kalau Mewtwo seharusnya ada di gamenya. Bagaimana tidak? Dalam trailer perdananya, digambarkan bagaimana Mewtwo menjadi semacam raid boss yang harus dihadapi bersama oleh pemain Pokemon GO di Times Square, New York.

Sejauh ini, Pokemon GO belum menunjukan fitur yang bisa menyajikan pertempuran epik seperti di trailernya. Namun game ini juga masih berkembang. Bahkan fitur tukar-menukar Pokemon yang disajikan di trailernya pun masih dalam tahap pengembangan, dan belum dirilis bersama versi awal gamenya yang sudah beredar.

Untuk saat ini, Pokemon GO baru dirilis resmi di Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru. Bahkan Jepang selaku negara asal Pokemon saja belum memperoleh game ini.

Tentunya, untuk yang penasaran bisa terlebih dahulu mencoba dan memainkan Pokemon GO lewat banyak versi APK yang telah beredar di internet.

Tapi mengingat game ini masih terus di-update, dan Niantic, Inc. masih mengatasi masalah-masalah seperti server yang terus-terusan error, sepertinya cukup bijaksana juga menanti gamenya rilis resmi secara global. Siapa tahu peluncuran global itu juga akan ditandai dengan event perburuan para Pokemon legendaris di atas.


Belakangan ini banyak sekali pengguna smartphone di Indonesia yang bermain Pokemon Go. Meskipun belum dirilis secara resmi di Indonesia, tetapi sudah banyak cara yang disediakan untuk membuatmu bisa mengakses game keren yang dibuat oleh Niantic Inc. tersebut. Untuk android memang mudah, hanya dengan mengunduh aplikasi di website tertentu sudah bisa memainkan game ini. Hanya saja untuk pengguna gadget iOS, terpaksa harus login ke App Store menggunakan ID baru dengan region yang menyediakan akses Pokemon Go.  Nah, bagi kamu yang belum bermain Pokemon GO, kami akan memberikan informasi penting sebelum kamu memutuskan untuk bermain game ini.

1.Tutorial yang diberikan sangat buruk

Sayang sekali ketika bermain Pokemon Go, kalian tidak akan diajarkan cara bermain secara detail. Awalnya pemain bisa memilih dan mengkostumisasi karakter. Lalu pemain bisa memilih satu diantara tiga Pokemon yaitu Bulbasaur, Charmender, dan Squirtle. Bahkan jika tidak terhubung dengan GPS, game akan menjadi error, pemain tidak bisa menangkap salah satu Pokemon diawal. Sedangkan untuk menu “Tips,” kamu akan dijelaskan tentang kegunaan PokeStop untuk mendapatkan item seperti Poke Ball dan sebagainya, serta Gym untuk menguasai suatu wilayah.

Untuk menangkap Pokemon, pemain hanya melakukan swipe Poke Ball yang dimiliki secara tepat. Setiap Pokemon yang kamu tangkap akan melakukan perlawanan, jika mereka menang maka bisa kabur dari Poke Ball. Mereka juga bisa melarikan diri jika kamu tidak segera menangkapnya.

2.Bukan seperti game Pokemon klasik

Jika kamu mengharapkan Pokemon Go ini memiliki gameplay seperti Pokemon klasik yang kamu mainkan di platform Nintendo Gameboy ataupun Nintendo NDS dan 3DS, maka kamu salah besar. Pokemon Go merupakan proyek game baru yang menggunakan teknologi Virtual Reality. Meskipun inti permainannya sama, mengkoleksi semua Pokemon yang ada (total 151 Pokemon yang bisa ditangkap), kamu tidak bisa melatih mereka. Bahkan untuk battle hanya bisa dilakukan di tempat tertentu saja. Pemain akan dilengkapi Pokedex masing-masing untuk mengetahui berapa jumlah Pokemon yang mereka miliki.

Inti permainannya ini adalah menangkap Pokemon sebanyak-banyaknya. Jika kamu menangkap jenis Pokemon yang sama, kamu bisa menukarkannya dengan permen. Nah dengan menggunakan permen, kamu bisa meng-upgrade Pokemon atau melakukan evolusi terhadap Pokemon yang kamu dapatkan. Setelah pemain mencapai level 5, pemain bisa memilih tim merah, biru, atau kuning. Dengan memilih tim, pemain bisa menguasai suatu Gym dan bersaing dengan tim lainnya. Tentu akan ada sistem battle yang bisa dilakukan untuk merebut sebuah Gym. Ketika pemain menguasai suatu Gym, maka ia bisa mendapatkan mata uang Poke Coin untuk berbelanja di Shop.

3.Game ini memaksa pemain berkeliling kota

Untuk bermain Pokemon Go secara tepat, kamu harus berkeliling kota. Cara yang tepat adalah menggunakan kendaraan seperti sepeda atau motor. Setiap sudut kota akan menjadi tempat tinggal Pokemon yang berbeda, jadi untuk mendapatkan jenis yang berbeda terpaksa kamu harus berkeliling kota. Kamu bisa melihat Pokemon apa saja yang berdiri disekitarmu dengan menekan menu di kanan bawah layar.

Selain itu, di kotamu pasti akan ada banyak PokeStop. Kamu bisa berhenti sejenak di PokeStop untuk mendapatkan berbagai perlengkapan gratis, seperti Poke Ball, Potion, Revive, dan juga Egg. PokeStop biasanya merupakan bangunan penting yang ada di kota, misalnya saja gereja, masjid, gedung pemerintah, hotel, tempat wisata, dan sebagainya.

4.Hanya terdapat 151 jenis Pokemon saja

Bagi kamu yang ingin bermain Pokemon Go, saya bocorkan suatu informasi penting, game ini hanya menyediakan jenis Pokemon dari generasi pertama saja. Totalnya akan ada 151 Jenis Pokemon yang bisa kamu koleksi, termasuk 5 Pokemon Legendary yang belum menampakan wujudnya hingga saat ini. Kemungkinan besar Pokemon dari generasi berikutnya bakal muncul di update berikutnya.

5.Harus Berhati-hati saat mencari pokemon

Yang terakhir adalah informasi keselamatan dalam bermain Pokemon Go. Karena game ini memerlukan navigasi secara real-time di dunia nyata, maka keselamatan pemain menjadi penting. Beberapa masalah yang sering terjadi adalah pemain tidak fokus pada kendaraan yang ia gunakan untuk berkeliling karena aplikasi ini. Sudah terjadi beberapa kecelakaan di luar negeri karena mereka kehilangan fokus berkendara. Lainnya, jika pemain menggunakan sepeda, motor, atau berjalan kaki harus waspada dengan orang asing disekitar. Karena kesenjangan sosial di Indonesia cukup tinggi, bisa saja mereka akan mendatangimu dengan niat buruk seperti mengambil smartphone milikmu atau istilah kerennya merampok. Kabar buruknya sudah ada orang ditusuk perampok karena main Pokemon Go di luar rumah!


Belakangan ini Capcom telah mengumumkan bahwa versi demo dari serial terbaru Resident Evil 7 telah berhasil di-download lebih dari dua juta kali diseluruh dunia sejak diumumkan pada acara E3 2016 lalu, dimana versi demo tersebut hanya tersedia untuk para pelanggan layanan PlayStation Plus pada perangkat PlayStation 4.

Resident Evil 7: Biohazard dikembangkan dengan menggunakan engine terbaru milik Capcom yang memungkinkan gamer dapat menggunakan opsi virtual reality yang terdapat didalamnya. Pada Resident Evil 7: Biohazard ini memiliki alur cerita setelah kejadian yang terdapat dari Resident Evil 6, dan akan berlatarkan pada lokasi yang lebih modern dengan perumahan jadul di Amerika yang telah ditinggalkan. Gamer nantinya akan dapat mengekplorasi dunia yang baru dan harus bertahan hidup dari segala keseraman yang bercampur dengan misteri pada bangunan yang telah ditinggalkan tersebut.

Capcom menjelaskan bahwa selain dapat dimainkan menggunakan kontroler DualShock 4, serial Resident Evil 7: Biohazard juga akan kompatibel dengan perangkat PlayStation 4 VR pada saat dirilis nanti.

Saat ini para gamer yang merasakan demo Resident Evil 7 masih dibuat penasaran dengan teka-teki sebuah replika sebuah jari yang ditemukan dalam game dan apa maksud dari munculnya replika jari tersebut.

Capcom telah mengumumkan serial terbaru Resident Evil 7: Biohazard yang akan segera dirilis untuk perangkat Playstation 4, Xbox One, dan PC pada tanggal 24 Januari 2017 mendatang.


Hari ini Koei Tecmo telah merilis sebuah cuplikan trailer terbaru untuk game berjudul Attack on Titan yang akan segera dirilis diwilayah Eropa dan Amerika Utara, dimana game untuk wilayah tersebut berjudul Attack on Titan: Wings of Freedom. Cuplikan trailer kali ini menampilkan beberapa elemen gameplay, selain itu kita juga dapat melihat aksi dari karakter Eren, Armin, dan Mikasa. Kita dapat menyaksikan cuplikan trailer tersebut di bawah artikel ini.

Koei Tecno juga mengungkap bonus pre-order yang bisa didapatkan dari game Attack on Titan melalui layanan PlayStation Store, yakni berupa avatar Attack on Titan yang dapat digunakan untuk PlayStation Network. Pada awal bulan April 2016 lalu Koei Tecmo telah mengumumkan akan segera merilis Attack on Titan diwilayah Amerika Utara dan wilayah Eropa dengan judul Attack on Titan: Wings of Freedom.

Selain itu, Koei Tecmo akan menghadirkan versi fisik dan digital untuk perangkat PlayStation 4 dan Xbox One, selain itu juga akan terdapat versi digital untuk perangkat PC, PlayStation 3, dan PS Vita diwilayah Amerika Utara yang bisa didapatkan pada tanggal 30 Agustus 2016 dan di Eropa pada tanggal 26 Agustus 2016.

Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home